SUKSESKAN
GERBANG RAJA
di Kutai Kartanegara
 
Pengumuman Lelang
Berita DKP Kutai Kartanegara
 
FUNGSI CAT KAPALFUNGSI CAT KAPAL
12/12/2012 12:18 WITA

(Foto: )

fungsi cat kapal yaitu untuk melindungi gangguan dari luar salah satunya yaitu korosi . Didalam praktek bahwa pengecatan dapat dilakukan sebelum difabrikasi didalam ataupun diluar ruangan, bertahap atau penuh secara berkesinambungan sangat tergantung pada jenis konstruksi yang akan dicat.
Berikut ini jenis-jenis cat kapal yang umum dipakai antara lain:


1) cat kapal Shopprimer
Proteksi sementara selama proses pembangunan konstruksi akan mempermudah prosedur pekerjaan selanjutnya. Karena masa proteksi yang sangat terbatas (3-12 bulan) kemungkinan untuk mengelupas sebagian atau keseluruhan lapisan dapat terjadi tergantung dari kondisi akhir lapisan sebelum pengecatan dengan system yang sesungguhnya sesuai rekomendasi produsen.

2) Primer coat
Cat lapis dasar pada multi coat system, memiliki daya lekat yang baik pada permukaan dan harus mengandung proteksi serta mampu dan dapat menerima cat diatasnya. Cat dasar primer baik yang mengandung inhibitor, barrier atau efek galvanis.

3) Intermediate coat
Cat lapis penebal agar kedap air atau untuk menciptakan ketebalan tertentu harus dapat melekat dengan baik pada lapisan primer dan dapat menerima lapisan finish coat.

4) Finish/top coat
Cat lapis akhir sebagai pelindung paling luar menonjolkan warna sebagai estetika atau signal harus dapat melekat dengan baik terhadap lapisan intermediate dan beberapa lapis finish coat diatasnya yang setara atau sejenis

5) Lain-lain
Dalam praktek teknis aplikasi juga memerlukan kombinasi jenis cat yang sama atau berbeda, dipakai untukmengoptimalisasikan system pelapisan lama atau baru pada multi coat system application antara lain:

Holding primer
Cat yang dipergunakan untuk memperpanjang proteksi sementara pada penggunaan shopprimer hingga pengecatan dengan system penuh dapat dilaksanakan sewaktu-waktu tanpa harus mengupas cat lama atau disebut jenis cat dasar yang dipergunakan di lokasi kerja apabila blasting dilakukan berulang-ulang.
Mist coat /flash coat
Langkah/tahapan prosedur teknis pengecatan pada permukaan umumnya jenis zinc silicate untuk menghindari popping. Dilakukan sekali atau dua kali semprotan tipis. Segera setelah terjadi penguapan, penyemprotan dapat dilanjutkan hingga mendapat ketebalan penuh sesuai rekomendasi.
Tie coat
Jenis cat yang diaplikasikan untuk menjembatani apabila menggunakan cat yang berbeda jenis.S
caler coat
Jenis cat yang dipergunakan untuk mengisolasikan/menutupi permukaan yang tidak rata missal permukaan dengan kondisi pitting merata, permukaan berpori-pori, menjembatani cat lama/baru terhadap cat anti fouling.

Cara memproteksi pada pengecatan kapal
Tiga prinsip dasar dimana cat dapat mencegah timbulnya korosi
1) Barrier effect
Menciptakan rintangan atau hambatan yang kuat untuk memisahkan permukaan dari air dan oksigen. Caranya dengan melapisi cat yang kedap air dengan ketebalan 250-500 micron. Biasanya cat seperti ini terdiri dari bahan antara lain: bitumen, coal tar epoxy, vinyl tar dan epoxy. Untuk area-area terendam yang paling sering digunakan sebagai lapisan pelindungnya adalah barrier effect

2) Inhibitor effect
Memberi peluang kepada air menembus rongga-rongga pada lapisan dan melarutkan sebagian campuran anti karat pada permukaan cat dan akan bereaksi terhadap korosi dasar. Caranya menambahkan anti karat pada cat primer sebagai bagian dari bahan pewarna. Dasar prinsip ini terdapat pada antara lain zinc chromatic, zinc phosphate, zinc metaborate, red lead, calcium plumbate. Bahan-bahan inhibitor haruslah sesuatu yang dapat dilarutkan dengan air. Agar tidak luntur maka cat berikutnya dibuat tanpa inhibitor untuk mencegah atau menutupi permukaan dasar yang mengandung inhibitor tetap berfungsi. Berhubung bahan pewarna dapat larut dalam air maka jenis ini tidak bertahan lama jika dipakai pada area yang terendam. Kerusakan setempat yang ditimbulkan akan menjadi tidak terlindungi dan korosi dapat terjadi dibawah lapisan cat.

3) Galvanic effect
Kontak langsung antara besi dengan logam yang potensialnya lebih lemah. Hasilnya perlindungan katodik pada logam itu sendiri. Dapat dicapai bila cat mengandung seng. Cat yang diformulasi untuk mendapatkan pelindungan yang efisien pada jenis terdapat pada partikel-partikel zinc yang bersentuhan dengan besi itu sendiri. Tipe cat yang mengandung galvanic effect antara lain zinc rich epoxy, ethyl silicate, alkali silicate. Sesuatu yang mutlak dilaksanakan apabila mengunakan cat ini adalah bahwa permukaan besi haruslah benar-benar bersih terutama apabila menggunakan zinc silicate termasuk permukaan yang harus kasar akan mendapatkan hasil yang sangat baik dan tahan lama.


(pengantar teknologi perkapalan)

 
  Arsip Berita Selengkapnya
Arsip Berita  

Januari 2014 PNS harus Punya Rancangan Pekerjaan
(16/10/2013)

Idul Adha Momentum Saling Berbagi
(16/10/2013)

Bupati Serahkan Hewan Korban Bantuan Pemkab
(16/10/2013)

KEPITING SOKA (soft cell crab)" kepiting cangkang lunak"
(16/10/2013)

Perikanan Budidaya: Dilema Ekonomi dan Ekologis
(16/10/2013)

AKIBAT ADANYA ILLEGAL FISHING MENJADI MASALAH BANYAK NEGARA
(16/10/2013)

Buku Tamu  
 
 

Selamat Tahun Baru 2013. Semoga kesuksesan menyertai langkah kita di sepanjang tahun 2013.

Dinas Kelautan & Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara

 
 
dkp.kutaikartanegarakab.go.id
Beranda | Arsip Berita | Potensi | Data | Profil | Galeri Foto
Pengumuman Lelang | Kontak | Isi Buku Tamu | Lihat Buku Tamu
 
Copyright © 2011 Dinas Kelautan & Perikanan Kutai Kartanegara
 
Dengan Semangat Gerbang Raja,
Kita Tingkatkan Produksi Perikanan
di Kutai Kartanegara